Jual Alat Ukur Komposisi Gas Analyzer F-901
Specifications:
- Air Sampling Rate: 120 mL/min in Continuous Mode
- Measuring Rate: 1 second intervals in Continuous Mode
- Communication: Modbus via RS485, RJ45 connector
- Sampling Port: Inlet/outlet with Luer lock fittings
- Operating environment: 0°C – 50°C
- Power Input: 12VDC regulated
- Avg. Power Consumption: 2.5W
Deskripsi
Jual Alat Ukur Komposisi Gas Analyzer F-901
Deskripsi Alat Ukur Komposisi Gas Analyzer F-901
Gas Analyzer adalah alat suatu alat instrument yang bermanfaat untuk mengukur proporsi dan komposisi dari gabungan gas. Gas yang biasa diukur oleh perangkat ini ialah gas karbon dioksida (CO2), oksigen (O2), dan karbon monoksida (CO).
Gas analyzer tidak jarang kali digunakan dengan tujuan setiap seperti pada pabrik semen memakai gas analyzer guna mengoptimalkan proses dan safety proses, guna dunia otomotif dan industryseringkali digunakan guna mengukur gas pengasingan dengan tujuanmeneliti untuk mengerjakan serangkaian tindakan supaya penyetelan mesin menjadi lebih efektif.
Prinsip kerja gas analyzer ialah mengambil gas sample dari probe lalu bakal masuk ke masing-masing sample cell. Lalu, gas sample akan dikomparasikan dengan gas standar melewati pemancaran sistem. Setelah itu, bakal menghasilkan perbedaan panjang gelombang dan di konversi menjadi sinyal analog oleh receiver.
Untuk menyimak hasil pengukuran gas analyzer pada mesin kendaraanyakni CO2, O2, CO, HC.
Monoksida (CO)
Hasil dari pengukuran memiliki nilai ideal masing-masing. Sepertiguna CO untuk mengindikasikan efisiensi pembakaran pada silinder. Pembakaran pada kendaraan roda empat yang efisien ialah sekitar 0,2%hingga 1,5% dengan nilai idealnya 0,5%. Sedangkan guna roda empat yang memakai karburator selama 1% hingga 3,5% dengan nilai ideal 1-2%.
Karbon Dioksida (CO2)
Nilai CO2 ini seringkali mengacu pada hasil pembakaran yangterdapat di dalam mesin kendaraan. Nilai ideal guna mesin 12%sebab semakin besar nilainya maka pembarakan bakal semakin baik. Artinya, energi yang dipakai makin banyak. Jika kendaraanmengindikasikan nilai tidak cukup dari 12% bisa jadi besar terdapat sebanyak hal yang mesti di perbaiki.
Hidro Karon (HC)
Hidro karbon bakal mendeteksi saldo bensin yang terbuang pada gaspengasingan mesin laksana knalpot. Nilai ideal dari hidro karbonjangan melebihi 300 ppm. Karena semakin besar nilainya maka mesinbakal menjadi boros dan mengkonsumsi bahan bakar lebih banyak.
Oksigen (O2)
Jika suatu kendaraan mempunyai gas oksigen terlalu tidak sedikit maka tersebut mengindikasikan proses pembakaran yang tidak tepat guna dalam mesin. Nilai ideal guna oksigen jangan melebihi 2%. Jika melebihi 2% maka bisa jadi besar terjadi kebocoran pada sistem gas pengasingan mesin.
Specifications:
- Air Sampling Rate: 120 mL/min in Continuous Mode
- Measuring Rate: 1 second intervals in Continuous Mode
- Communication: Modbus via RS485, RJ45 connector
- Sampling Port: Inlet/outlet with Luer lock fittings
- Operating environment: 0°C – 50°C
- Power Input: 12VDC regulated
- Avg. Power Consumption: 2.5W

